Apakah TOKOPEDIA aman ? Ini pengalamanku belanja ditokopedia

UPDATE 2021 :

Aku sudah pakai tokopedia cukup lama juga, namun memang sejak 2020-2021 ini aku mulai banyak belanja online.

Dari sekian banyak belanja di tokopedia, sejauh ini hanya pernah bermasalah dua kali, satu barang tidak sampai, dan satu lagi penjual menaikkan harga dan minta transfer selisihnya diluar tokopedia.

Aku komplain ke CS, dan alhamdulillah dikasus pertama uang balik total utuh. Dikasus kedua, transaksi dibatalkan dan dana juga dikembalikan utuh dalam bentuk saldo.

Untuk kasus yang pertama memang agak ribet, jadi prosesnya agak lama. Tapi ini aku maklumi.

Dikasus pertama, barangku itu tertulis “sudah diterima” di daerah riau. Padahal barang harusnya dikirimkan ke daerah jambi. Jadi disini kesalahan ada dipihak expedisi sebenarnya. Aku juga tidak enak sama penjual, tapi tetap aku proses, karena barang tidak sampai. Dari kasus ini terlihat tokopedia lebih “keras” kepenjual, karena setelah komplain bolak-balik beberapa hari, uangku dikembalikan tapi penjual masih harus lanjut konfirmasi ke pihak expedisi soal barangnya yang hilang tsbt.

Dikasus kedua, baik aku dan penjual setuju untuk dibatalkan transaksinya. Hanya saja penjual tidak “langsung” menyetujui setelah meminta aku membatalkan transaksi. Aku takut dana ditahan, sementara aku butuh dana tsbt untuk belanja barang, jadi aku percepat prosesnya dengan lapor CS.

Dari kedua kasus ini, aku bisa bilang pelayanan CS tokopedia sangat baik. Kamu bisa belanja dengan tenang, karena kalau ada masalah, setidaknya CS-nya sangat responsif.


Kali ini aku akan ngomongin Mall online terbesar di indonesia, Tokopedia, yang didalamnya terdapat ribuan penjual. Ketika ada yang tanya apakah tokopedia penipu ? atau kasus penipuan apa aja yang pernah terjadi di tokopedia. Ini jawabnya rada-rada susah sih menurutku.

Aku akan jawab berdasarkan pengalamanku belanja ditokopedia, dan berdasarkan baca-baca di internet.

Pertama, Aku akan bahas apa itu tokopedia untuk yang belum tau. Aku ga bakal bahas panjang2. Tokopedia adalah situs yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli di internet, yang jualan bukan pihak tokopedia, yang jualan adalah orang/pihak lain selain tokopedia.Fungsi tokopedia disini adalah menyediakan tempat jualan untuk penjual, dan tempat belanja yang aman untuk pembeli.

Kenapa aman? Karena uang akan ditahan di rekening tokopedia, dan akan ditransfer ke penjual, jika barang sudah sampai di tangan pembeli. Dari konteks ini tokopedia akan terlihat sangat aman.

Diatas adalah fitur tokopedia yang seharusnya membuat tokopedia sangat aman. Tapi apakah bener2 aman ? Apa ga ada penipuan ditokopedia ? Baca aja terus dibawah ini.

Apakah tokopedia penipu ? Atau adakah kasus dugaan penipuan yang terkait tokopedia ?

Aku akan bicara dari pengalamanku dulu, Aku udah coba belanja di tokopedia.com, dan alhamdulillah barangnya sampai 😀

Dalam hal ini aku bisa bilang tokopedia bukan penipu, karena barang sampai. Dan logikanya memang tokopedia bukan penipu, karena yang jual pun bukan tokopedia, tokopedia hanya perantara disini. Entah barang yang sampe cacat dan sebagainya, tetap tokopedia bukan penipu.

Aku suka banget meng-analisa web jualan online itu dari segi tampilan web dan fitur web mereka, dan tokopedia adalah salah satu yang terbaik menurutku dari segi desain tampilan web.

Sama seperti saat aku review lazada dan traveloka, aku akan katakan sekali lagi, tampilan website yang profesional itu memperlihatkan bahwa bisnis tersebut serius.

Untuk dapetin tampilan sesuai kemauan, itu biasanya butuh kemampuan koding, dan web seperti tokopedia ini bakal punya team khusus hanya untuk ini saja. Ini udah masuk kedalam dana modal/perawatan, aku bisa bicara sampe berbusa mengenai hal ini, tapi intinya disini, yang ingin aku sampaikan adalah, semakin bagus dan profesional tampilan sebuah website, itu menunjukkan semakin serius dan peduli mereka dengan “brand” dan reputasinya, dan semakin kecil kemungkinan bahwa web tersebut berniat menipu.

Selanjutnya iklan, iklan di tv dan di web, dimana-mana kamu bisa liat iklannya. Ini ngeluarin budget yang ga sedikit. Dan ya, mereka ga bakal mau nipu dan hancurin reputasi yang udah dibangun dengan iklan bernilai puluhan bahkan ratusan juta.

Apakah ada yang tertipu belanja ditokopedia ? Wajib baca

Aku liat di internet, ada kasus yang tertipu, tapi ini kasus pishing, dan ini ga bisa dibilang kasus penipuan tokopedia menurutku, karena pishing ga terjadi di tokopedia aja, udah ada sejak jaman dahulu kala, kamu bisa search di internet, apa itu pishing.

Aku juga perlu ingatkan teman-teman disini. Tokopedia adalah situs marketplace, artinya banyak banget penjual disana. Hal ini menyebabkan harga di tokopedia menjadi lebih murah, karna banyak penjual yang bersaing menjual barang yang sama disana.

Disinilah kamu harus hati-hati.

Tidak semua penjual itu jujur dan baik. Sejauh ini aku sendiri belum pernah sampai tertipu. Tapi bukan tidak mungkin kamu bisa tertipu.

Aku selalu pilih-pilih siapa penjualnya. Walaupun ada penjual yang lebih murah, aku belum tentu ambil. Kriteria penjual yang aku ambil biasanya adalah penjual yang seperti dibawah ini.

Dimana produk yang terjual sudah banyak, pengikut banyak, dll.

Jadi perlu hati-hati sama penjual baru yang keliatan baru banget.

(UPDATE 2021 : Walaupun penting hati-hati, dari pengalamanku belanja ditokopedia, kalaupun terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, kita bisa langsung komplain ke CS. Jadi keep in mind hal ini. Pertimbangkan resikonya sih. Kalau kamu mau beli TV keren harga 5 juta, mending fokus ke toko dengan label MALL. Namun kalau beli barang simpel-simpel dengan harga relatif murah, kamu bisa lebih santai beli ketoko mana aja. Sekali lagi, belanja online perlu pintar-pintar memang.)

Kamu bisa lihat statistik tersebut dengan mengklik tombol merah “Lihat detail statistik” dilaman beranda penjual.

Yang harus kamu perhatikan adalah Seberapa bagus rating penjual tersebut. Mulai dari berapa rating produknya, berapa banyak transaksi sukses dan berapa kecepatan prosesnya.

Kalau toko tersebut punya transaksi sukses 50% misalnya, itu artinya dari 100 kali penjualan, 50 gagal dan uang dikembalikan ke saldo pembeli, bisa jadi karna stock barang habis, atau penjual tersebut lambat konfirmasinya.

Hal ini penting banget diperhatikan, agar kamu ga gagal saat transaksi belanja di tokopedia.

Aku akan update lebih lanjut tulisan ini, tinggalin komentar kamu dibawah ini, biar aku bisa bahas tokopedia dari berbagai sudut pandang. Jangan malu-maluin dan tinggalin suara kamu dikolom komentar.

164 responses to “Apakah TOKOPEDIA aman ? Ini pengalamanku belanja ditokopedia”

  1. Johanes Avatar
    Johanes

    Belanja di Toped/BL/Shopee/Lazadaaman2 saja selama kita ikuti prosedurnya. Yakin 100%aman ? ga juga sih karena ada seller nakal mengirim barang ga sesuai diskripsi /foto yg di pasang. aku alami hal itu, Yg ribet itu adalah waktu ngurus pengembalian dana ke no rek kita.

    1. muhammad yudha Avatar
      muhammad yudha

      bener sih mas.. ga 100% aman.. tapi selama kita tidak sembarang beli sih harusnya aman.. kalau beli barang murah2, kita mungkin bebas coba2in seller baru, tapi kalau barang mahal seperti HP dll, aku selalu prioritasin mall atau official store atau toko yang udh lama dan ratingnya bagus.. toko2 seperti ini kecil banget kemungkinan menipu, jika ada masalh seperti salah barang, dll bisa komplain..

  2. Farica Avatar
    Farica

    Saya membeli Geo Sprouter di lapak Mrs Organic di Tokopedia. Namun dr 4 pcs/ set ada 2 pcs yg rusak. Seller tidak mau bertanggung jawab. Karena saya membeli asuransi diproses asuransi. Namun sampai hari ini sudah 20 hari terhitung dari tgl komplain, pihak Tokopedia masih belum memberikan persetujuan asuransi. Proses asuransi lama, berbelit2. Kalau tidak mau membayar ganti rugi kenapa menawarkan asuransi? Hanya mau uang asuransi tapi tidak mau bertanggung jawab bila terjadi kerusakan👎😖

    1. muhammad yudha Avatar
      muhammad yudha

      aku sendiri ga pernah beli asuransi tambahan mas.. kecuali asuransi pengiriman (biasanya ini dipaksa).. dan alhamdulillah ga pernah alamin barang rusak.. jadi kurang tau prosesnya..

      pernah alami barang tidak sampai, prosesnya komplainnya lama memang berminggu2…. prinsipku kalau bermasalah, jangan berharap cepat selesai, itu aja sih.. komplain terus sampai selesai, mau satu bulan dua bulan, komplain terus. tapi ya sabar sih, kalau dibawa emosi kita sendiri yang capek..

Leave a Reply to Farica Cancel reply

Your email address will not be published.